Sering Diabaikan Padahal Inilah Modus Baru Penipuan Belanja Online Dengan Meminta Kode Rahasia Ini



Berhati-hatilah jika ada olshop yang menjual barang bagus dengan harga murah.

Bisa jadi dia sedang berusaha melakukan tindak penipuan.

Terlebih saat kalian diminta untuk memberikan kode OTP (One Time Password) kepada mereka.

Ini adalah cara kerja si penipu untuk mensiasati e-commerce.

Seperti yang dialami oleh pengguna Facebook bernama Dianna Anastasia berikut ini.



Berikut cerita selengkapnya yang dirangkum dari tribunnews.com:

"!!HATI2 PENIPUAN BELANJA ONLINE (MODUS BARU Minta Kode OTP)!!

Buat yang di libur Lebaran ini sering tergiur harga supermurah, harap hati2 kalau lihat harga yg murahnya gila2an/beda jauh dari pasaran saat hendak belanja online di situs E-commerce.

AWAS sellernya PENIPU kalau tiba2 Anda diminta memberitahu kode yang dikirim ke HP Anda.

Kode ini adalah OTP alias One Time Password yang sama saja dengan meminta kata sandi akun kita sendiri.



Orang yang punya kode ini bisa login ke akun Anda dan melakukan berbagai transaksi berpura-pura sebagai Anda.

Pada kasus saya, saya hendak beli Xiaomi Mi 6 di seller Hamsa Cell di situs BukaLap*k.

Harganya hanya 2.4jt padahal di pasaran masih 6jutaan. Saat dichat, si Hamsa Cell bilang ini harga diskon.

Okelah, saya lanjut ke pembayaran dan langsung transfer uang ke Bukalap*k.


Tapi bbrapa jam kemudian tiba2 ada SMS kode verifikasi login masuk ke HP saya.



Ini aneh krn saya tidak login ataupun merasa kesulitan login.

Karena curiga, saya pun memutuskan akan cancel pesanan HP Xiaomi ini.


Tak lama si seller pun WA saya meminta kode OTP yang dikirim ke Hp saya ini *dengan alasan ini metode baru untuk mempercepat pengiriman*. (nomor WAnya 083139775173).



Saya pun lgsg sadar dan tidak mau memberi kode tersebut walaupun Seller ini memaksa & menyindir2 saya pembeli hanya PHP, PADAHAL INI HANYA TRIK.


*Tujuan sebenarnya, kode ini dipakai untuk login akun saya, lalu mengkonfirmasi penerimaan barang, sampai Xiao Mi yang saya pesan barusan seolah2 sudah saya terima dengan baik.*



Jika sudah konfirmasi, pihak e-commerce otomatis mencairkan uang saya ke rekening mereka. Ujungnya :

*1. Saya tidak akan dapat barang yang saya beli,
*2. Uang saya hilang disedot oleh mereka, dan

*3. Parahnya pihak Ecommerce pun tak bisa berbuat apa2 karena kita yang salah, memberi kode OTP pada orang lain padahal itu sifatnya *RAHASIA*



Jadi harap dicatat : JANGAN PERNAH MEMBERI KODE OTP/authentication code/kode verifikasi tersebut pada SIAPAPUN apalagi ORANG YG TAK DIKENAL


(Sebarkan ke sebanyak mungkin orang, jangan sampai orangtua, handai taulan Anda sendiri tertipu modus kode OTP ini!)"





Berdasarkan cerita pengalamannya ini Dianna menghimbau kepada semua orang untuk tidak mudah tertipu dengan berbagai cara yang dilakukan penipu online shop.

Kita juga harus lebih cermat menjadi pembeli.

Apalagi berbelanja online itu tidak bertatap muka langsung dengan penjualnya.

Jadi, jika ada kejanggalan atau prosedur yang tidak semestinya dalam proses belanja online sebaiknya kamu mulai curiga.


Lihat postingan Dianna Anastasia ini selengkapnya:






Sumber:wajibaca
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==