Rela Berdandan Seperti Wanita Selama 20 Tahun Demi Ibunya, Netizen Malah Jadi Bingung Sendiri

Demi ibunya yang mengalami gangguan jiwa, pria ini rela berdandan layaknya wanita. Apa alasan sebenarnya? Netizen pun beri komentar seperti ini.


Ketika usia orang tua sudah semakin menua, sang anak lah yang harus berganti peran untuk merawat.

Also read : Demi Bantu Keluarga, 2 Bocah Ini Malah Tantang Maut Tangkap Ular Tanpa Pengamanan

Pada saat itulah anak bisa membalas jasa orang tua yang sudah membesarkannya.

Seperti pada sebuah video yang memperlihatkan seorang pria paruh baya berpakaian layaknya seorang perempuan, hingga pada akhirnya tayangan tersebut pun viral di media sosial.

Pada video berdurasi 20 detik itu, pria tersebut mengaku apa yang dia lakukan semuanya semata untuk ibunya tercinta. Namun, apa yang dilakukan pria itu menuai kontroversi.

Sebagian memuji tindakannya, sebagian lagi mencibir keras. Tapi, bagaimana pun, jika melirik pada budaya Tionghoa sendiri, menghormati ibu sudah menjadi kewajiban bagi setiap anak laki-laki.

Dapat dijelaskan, alasan laki-laki tersebut melakukan hal demikian adalah untuk membantu ibunya yang ternyata menderita gangguan jiwa.

Selain itu, untuk mengurangi duka atas kematian puterinya juga jadi alasan lain pria tersebut melakukan itu semua. Diketahui bahwa pria tersebut berasal dari Guilin.

Setiap harinya dia harus mengenakan pakaian tradisional cheongsam saat merawat sang ibu.

Dilansir dari Newshub, kepada Pear Video dia mengungkapkan mulai berpakaian seperti mendiang kakak perempuannya ketika melihat ibunya memperlihatkan tanda-tanda kelainan jiwa menyusul wafatnya sang putri.

Pria itu mengaku setelah si ibu melihatnya berpakaian seperti mendiang kakak perempuannya, ibunya percaya bahwa putrinya telah kembali hidup.

"Dia bahagia sekali, jadi saya terus saja begini," katanya. Sejak saat itulah akhirnya pria tersebut berpakaian bak kakak perempuannya.

Pria itu juga menjelaskan bahwa dirinya tidak lagi memiliki pakaian laki-laki, saking setiap harinya berperan sebagai perempuan.

Dalam video itu, sang ibu menyebut anak lelakinya itu putrinya.

"Putri saya ini. Ketika anak perempuan saya yang lain meninggal, dia (si lelaki) jadi anak perempuan saya yang baru," kata si ibu sambil duduk.

Lelaki itu mengungkapkan dia tidak peduli apa kata orang, karena yang dilakukannya itu "adalah untuk ibunya".

"Kenapa saya harus pedulikan orang yang menertawakan saya?" ceritanya.

Ribuan orang telah berkomentar di media sosial Sina Weibo dengan menggunakan berbagai hashtag.

Misalnya #HePosedAsHisDeadSisterFor20Years.

Video itu pun sudah disaksikan 4,2 juta viewers. Berikut video selengkapnya.


Also read : Gara-gara Tulis Martabak Telor di Akun Facebook, Polisi Geram dan Mengamankan Pria Ini

Sejumlah netizen pun terlihat memuji si lelaki.

"Untuk membuat ibunya bahagia, dia berpakaian sebagai perempuan selama 20 tahun. Tidak peduli bagaimanapun caramu melihat ini, kamu harus memuji lelaki ini!" tulis seorang netizen.

Kemudian, netizen lain bahkan ada yang memuji cara berpakaian laki-laki tersebut. "Dia cantik sebagai perempuan," unggah netizen lainnya.

Disambung dengan netizen lain yang menegaskan bahwa laki-laki itu pria sejati.

Namun, tidak sedikit juga netizen yang mencibir. Seorang warganet menyebut, "ibunya pasti sudah sukses sekali mengontrol kehidupan anaknya".

Sementara yang lain berujar, "Anaknya ini benar-benar sayang ibu atau hanya mencari alasan supaya jadi waria?"

Sungguh mengharukan bukan apa yang dilakukan pria ini. Demi membuat sang ibu bahagia, ia rela melakukan apapun, sekalipun bisa jadi bahan ejekan orang lain.

Bagaimana dengan kita ya? Sudahkah kita membuat senyum terukir di bibir ibu hari ini?



Sumber:wajibaca
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==