Pesan Untuk Alumni Bulan Suci Ramadhan



Ramadhan yang mulia telah datang dan pergi, kemudian disambut Hari Raya yang indah, dan 1 Syawal itupun telah berlalu lebih satu minggu. Dan begitulah adanya Allah menciptakan segala sesuatu, ada awal ada akhir, ada kehidupan dan kemudian kematian.

Kawan! berikut ada beberapa pesan, tentang ramadhan yang telah meninggalkan kita itu, beberapa pesan agar kita selalu mengingatnya sampai bertemu lagi di tahun depan seperti yang dikutip dari hisbah.net, Insyaallah.

1. Ramadhan Sebagai Tamu

Ramadhan telah datang kepada kita sebagai tamu yang mulia, akan tetapi begitulah adanya tamu, ada waktu baginya untuk pergi, begitu juga semuanya, anda ataupun saya wahai hamba Allah, kita bersama adalah tamu di dunia ini, dan ada saatnya kita akan pergi.

2. Ramadhan dan Kita

Ramadhan tak ubahnya seperti sesosok manusia, yang jika orang tersebut pulang ke rumahnya, maka keluarga akan senang dan menyambutnya, atau seperti bayi, ketika lahir didunia maka semuanya senang akan kehadirannya, maka begitu juga dengan  Ramadhan, setiap insan mukmin pasti sangat menyenangi kehadirannya, bahkan diantara mereka saling memberi ucapan selamat karenanya, dan ketika Ramadhan itu pergi, semua orang para ahli takwa menangisinya.

3. Ramadhan di hari kiamat: saksi pendukungmu atau penuntut.

Ramadhan pergi setelah kebersamaan yang indah selama 30 hari lamanya, dan dengan jangka waktu yang sepanjang itu, akankah ia akan mendukung kita dalam saksinya kelak di hari kiamat? Bersaksi bahwa kita telah berpuasa dan shalat terawih, atau malah berbalik menuntut kita, membeberkan kelalaian dan maksiat kita ketika bersamanya?

4. Jangan Tinggalkan Al Qur’an

Semua orang berlomba-lomba memperbanyak tilawah Al Qur’an selama ramadhan, bahkan tidak sedikit yang mengkhatamkannya berulang kali, akan tetapi keadaan tersebut hendaklah dijaga terus selamanya, bukan hanya di Ramadhan, akan tetapi sepanjang tahun! karena Al Qur’an bukan hanya diturunkan untuk bulan Ramadhan. Agar kita semua terhindar dari cakupan firman Allah Ta’ala berikut:

(( وَقَالَ الرَّسُولُ يَا رَبِّ إِنَّ قَوْمِي اتَّخَذُوا هَذَا الْقُرْآنَ مَهْجُوراً ))[الفرقان:30].

“Dan Rasul berkata: Wahai Rabbku! Sungguh kaumku telah menjadikan Al Qur’an ini sebagai sesuatu yang ditinggalkan” (QS. Al Furqan 30)

تقبل الله منا ومنكم صالح الأعمال

BACA: Ustadz Apakah Penduduk Surga Nanti Ingat Perjalanan Hidup Yang Pernah Mereka Alami Di Dunia? Ini Penjelasannya

Semoga Allah Ta’ala menerima amalan saleh kita.



Sumber:wajibaca
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==