Ini Cerita Istri yang Ketahuan Selingkuh di Gang Sempit Dekat Pasar, Kini Suaminya Malah Bingung

Memiliki hubungan rumah tangga yang harmonis dan terhindar dari masalah dan perselisihan bersama dengan pasangan tentu menjadi dambaan untuk semua pasangan yang sudah menikah.
Hidup bahagia bersama dengan pasangan yang bisa mengerti dan begitu mencintai kita dengan segenap hati tentu saja menjadi impian untuk semua pasangan menikah di dunia.
Apalagi jika pasangan mampu dengan baik memahami setiap maksud dan perasaan kita.

Rasanya, hidup berumah tangga akan menjadi hal yang amat sangat membahagiakan untuk kita.
Hanya saja, jika kita mengingat kembali tidak ada hal yang abadi dunia ini, maka mungkin itu juga yang akan terjadi dengan kehidupan berumah tangga.
Hubungan rumah tangga yang anda jalani bersama dengan pasangan tidak akan melulu mengalami kebahagiaan dan keindahan tanpa tersandung masalah sekecilpun.
Sebuah permasalahan dan ujian pernikahan akan mungkin menghiasi sebuah jalinan asmara dan bahtera rumah tangga yang anda dan pasangan bina.
Hanya saja, sudah sebijaknya jika masalah dan perselisihan tidak dijadikan hal yang dilakukan terus-menerus dan dijadikan sebagai kebiasaan yang bisa dimaklumi dalam sebuah rumah tangga.
Diperlukan kerja sama dan saling melengkapi.
Berikut ini kisah seorang pria yang menjalani hubungan rumah tangga bersama istrinya.
Ia mengaku keheranan melihat istrinya berjam-jam di pasar.
Hingga ia akhirnya menemukan fakta mengejutkan.
Istriku adalah seorang ibu rumah tangga yang tidak bekerja di luar.


Hal ini terjadi bukan karena aku tidak mengizinkan dia bekerja, atau karena uangku sangat banyak, tapi ini keputusan dia.
Dia memutuskan untuk berhenti bekerja setelah melahirkan.
Awalnya kupikir dia ingin sepenuh hati menjaga anak dan merawat rumah, tapi tampaknya hal yang terjadi tidak semudah itu.
Selama 6 bulan pertama, aku tidak merasa ada yang aneh.
Gajiku cukup untuk membiayai tiga orang di dalam keluarga kami, walaupun terkadang aku harus sedikit mengikat perut.
Istriku tidak pernah mengeluh soal apapun, tapi juga tidak mencari pekerjaan atau membantu mempermudah kesulitan ekonomi keluarga kami.
Aku tidak keberatan, sampai enam bulan terakhir.
Selama 6 bulan terakhir ini dia mulai menghabiskan uang dalam jumlah yang lebih banyak.
Selain itu setiap kali istriku mengatakan ingin pergi ke pasar, dia selalu pergi dalam waktu yang sangat lama, sampai beberapa jam.
Kami memang tidak tinggal terlalu dekat dengan pasar, tapi tidak seharusnya istriku menghabiskan waktu begitu lama di pasar.
Jarak antara rumah dan pasar yang tidak sangat jauh membuat 1 jam berada di pasar sudah cukup lama sebenarnya.
Ketika aku bertanya apa yang terjadi, dia selalu berkata kalau banyak barang-barang yang harus dia pilih dan terkadang dia mengobrol dengan tetangga-tetangga yang juga kebetulan di pasar.
Suatu hari saat aku pergi bekerja, aku lupa membawa kunci dan menelefon ke rumah, berencana untuk meminta istriku pulang lebih cepat.
Tapi karena dia tidak membawa handphone keluar rumah, aku memutuskan untuk menyusulnya ke pasar.
Tapi tidak bisa menemukannya, aku mulai ragu.
Aku pun menunggunya di tempat yang mudah terlihat dan melihat istriku sedang berbincang-bincang dengan salah satu temannya. Kecurigaanku mulai bertambah.
Keesokan harinya aku pun diam-diam mengikuti istriku saat dia mengatakan ingin ke pasar.
Tapi ternyata dia tidak berjalan ke arah pasar yang berada di dekat rumah,.
Melainkan masuk ke sebuah gang kecil, bertemu dengan seorang pria yang adalah teman SMAnya dan berhubungan intim disana.
Aku sedih, marah, kecewa, dan mual rasanya melihat hal ini, tapi aku tidak tahu apa yang harus kulakukan...
Aku minta cerai, tapi istriku memohon dan meminta maaf untuk segala sesuatunya.
Aku bingung, apakah aku harus mengikuti perasaanku, atau memberikan maaf bagi dia?
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==