Bagaimana jika kita telah berbuat salah...?

Sekalian merenung karena sudah lama tidak update blog, sesekali update tentang bisnis online, karena matrenya blogtorik ini. ok back to laptop, Nah Bagaimana menjadi seorang yang berjiwa besar, setelah jelas-jelas berbuat salah ? Logika pengantarnya adalah begini. Kita tidak boleh memungkiri eksistensi kita sebagai manusai. Sebagai pewaris sah bumi-Nya ini, kita adalah makhluk-Nya yang pasti pernah berbuat salah. Tapi sebaik-baik kita yang pernah berbuat salah adalah segera bertaubat, dan tidak lagi mengulangi kesalahan serupa apalagi dengan membangun kesalahan yang baru.

Manusia itu bukanlah malaikat dan bukan pula setan. Kalau malaikat selalu sempurna dengan ketaatannya dan setan selalu sempurna dengan kejahatan dan kedurhakaannya, maka manusia adalah makhluk Tuhan yang tengah berjuang menggapai ketaatan seraya menghindar dari jeratan kejahatan. Kadang-kadang sanggup senantiasa memelihara diri, namun juga tak jarang tergelincir ke dalam jerat kealpaan. Semua ini adalah bagian yang sangat alamiah dari perilaku manusia. Karenanya, dalam bergaul dengan sesama manusia, kita harus selalu siap menerima kenyataan tersebut.
Jika kesalahan yang dilakukan ada kaitan dengan Tuhan, maka segeralah memohon ampun (taubat) dan menggantikan kesalahan dengan amalan-amlan baik yang Tuhan ridhai. Lalu bertekad untuk tidak mengulangi lagi. Pribadi yang berjiwa besar, akan tampak dari amalannya setelah bertaubat. Apakah akan sungguh-sungguh menjadi hamba-Nya yang taat atau tidak? Kalau selamanya taat maka itulah sejatinya pribadi yang berjiwa besar.
Sementara kalau kesalahan yang kita lakukan berhubungan dengan manusia, baik kepada orang tua, guru, teman-temanmu, kakak atau adik kita, maka yang harus dilakukan adalah segera mendatanginya dan meminta maaf. Berkatalah jujur dan jangan menunda-nunda maaf. Karena bisa jadi selama kita menunda-nunda, selama itulah mereka tersiksa oleh sikap kita. Kembalikan hak-haknya yang mungkin telah kita ambil lalu berikrar tidak mengulanginya lagi. Bahkan sebagai manusia yang berjiwa besar, siap menerima bentuk sanksi apa pun.
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==