Orang Itu Baik !

Betapa seringnya kita mendengar perselisihan antara dua insan manusia. Betapa seringpula kita melihat permusuhan-permusuhan yang sampai dibawa mati. Mengapa semuannya hal itu bisa terjadi…? Bila kita renungkan dan telusuri semua peristiwa itu, ternyata peristiwa semacam ini bisa terjadi karena salah paham belaka. Disamping itu masing-masing pihak bertahan dengan sisi pandangannya sendiri-sendiri. Sebenarnya peristiwa semacam ini terjadi karena manusia mempunyai kecerdasan -baik kecerdasan otak maupun kecerdasan emosi- yang berbeda-bedan. Kita tidak bisa menyamakan otak kita dengan otaknya Einstein ataupun Habibi. Seberapapun kuat kita berusaha, kita tidak mungkin dapat menguasai ilmu sains seperti yang mereka kuasai, karena IQ mereka memang “dari sananya” sangat tinggi. Namun ada satu hal yang mampu di lakukan oleh setiap orang bila orang itu mau berusaha; yaitu kemampuan untuk selalu berniat baik. Memang Tuhan telah menciptakan manusia dengan IQ yang berbeda-beda, tetapi tidak demikian halnya dengan kemampuan untuk berniat baik. Kalau kita sadari, apakah fair bila kita menilai seseorang itu hanya dari tindakannya saja? Bukankah tindakan yang dilakukan seorang itu berkaitan dengan ilmu yang dimilikinya? Apakah adil bila kita membandingkan ilmu yang dimiliki si Badu yang IQ nya jongkok dengan Habibi yang mempunyai otak cemerlang? Rasanya kita termasuk orang yang dzalim bila membandingkan buah apel dengan kedongdong. Kenapa kita menilai orang dari niatnya..? bukankah setiap orang mempunyai kemampuan untuk berniat baik? Kalau ini kita lakukan, maka paling tidak, salah satu syarat menjadi orang bijak yaitu membandingkan sesuatu secara “ apple to apple” telah kita lakukan.
Seperti Sabda Rosull:
“ sesungguhnya segala amal itu di tinjau dari niatnya, dan setiap orang itu akan di ganjar sesuai dengan apa yang ia niatkan”

close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==