Al Fattah ( Maha Pembuka )

“….tetapi kedua-dua tangan Allah terbuka : Dia menafkahkan sebagaimana Dia kehendaki…” ( QS. Al Maidah : 64 )

Semua pintu memiliki kunci, semua yang terkunci, bisa terbuka. Atas izinNya, tidak ada yang tidak bisa. Dan sebagik-baiknya keterbukaan, ada pada dua tempat : hati serta pikiran yang terbuka untuk hikmah dan kebenaran.
Bukankah hatimu untuk Hidayah-Nya dan bukankah Pikiranmu untuk Kebenaran-Nya.
Dialah yang mampu membuka semua yang tertutup. Dengan izin-Nya semua simpul akan terurai dan semua masalah akan selesai.
Duhai yang Maha Mampu Membuka, ajari hamba yang lemah ini untuk melihat jalan keluar dari semua masalah. Bukalah mata kami yang tak mampu melihat kebaikan di banyak peristiwa.
Jangan tutup untuk hamba, pintu kebaikan yang sebaiknya kami dapatkan. Sungguh, jika Engkau menghendaki sesuatu tertutup, betapapun segala kekuatan bersekutu untuk membukannya, maka tak akan ada yang mampu membukannya.
Hamba berdiri di gerbang-Mu, mengetuk pintu bertalu-talu. Ya Fattah, Ya Fattah, Ya Fattah. Berharap ridha dan kasih-Mu.
Abdul Fattah adalah seorang hamba yang mendamba dibukakan pintu rahmat selebar-lebarnya. Maka dengan mendzikirkan asma-Mu Ya Allah, Al Fattah wahai Dzat yang Maha Pembuka, hamba berharap terbukalah semua berkah..

Seorang ulama suatu hari pernah berkata “ barang siapa yang berdzikir dengan mengucap asma Allah Al Fattah, seraya tangan kananya menekan bagian kiri dada, maka Allah akan membuka dan membersihkan hatinya, Insya Allah..”

Dengan tangan didada atau tidak dengan tangan mengusap dada atau tidak, Allah mengetahui segala pinta hamba-Nya. Dan ketika seorang hamba menyebut naman-Nya, berharap dibuka dan dibersihkan hatinya, maka dengan senang hati Allah akan menuruti seraya membanggakan manusia di hadapan malaikat-Nya. “ Lihat Hamba-Ku. Dia minta ampun kepada-Ku.”

By. Torik
Refrensi : Majalah Sabili Edisi : 10 TH.XVI 4 Desember 2008

close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==