Normalkah Kita…?

Pada waktu kecil dulu, aku paling senang dengan kelereng. Kelereng tidak pernah terpisahkan dari kantongku , kemanapun aku pergi, kelereng itu selalu aku bawa, waktu mandi, waktu makan, waktu bermain, bahkan waktu tidur, kelereng itu selalu aku bawa serta.

Begitu bangun dari tidur pun, yang pertama kali aku periksa adalah kantongku, apakah kelereng masih ada disitu atau tidak, bila kelereng ini hilang, bukan main gelisahnya perasaanku. Tidak jarang lalu aku menagis keras.

Keadaan seperti ini rasanya wajar saja, karena pada waktu itu aku memang masih kecil, tetapi bila sekarang di usia yang membuat warna rambutku menjadi dua ini, aku masih mengantongi kelereng kemanapun aku pergi, tentunya wajar saja bila ada orang yang meragukan kesehatanku!


Demikian juga halnya bila pada usia senja, orang masih kesana kemari atau pun tidur masih membawa mobil atau rumah mewah di kantongnya, tentunya orang ini pun layak di ragukan kesehatanya!. Bukan mobil atau rumah mewah itu pada hakikatnya sama saja dengan kelereng? Bukankah perbedaanya hanya dalam soal bentuk fisik dan harganya saja…?

Sesungguhnya kehidupan dunia hanya permainan dan seda gurau….
Muhammad (47):36

Bermegah-megah telah melalaikan kamu, sampi kamu masuk ke dalam kubur.
At-Takaatsur (102):1,2

Ketahuilah bahwa kehidupan dunia itu hanya permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tetang banyaknya harta dan anak……dan kehidupan dunia ini tidak lain hanylah kesenangan yang menipu.
Hadiid (57): 20
By. Sinergi BMT [ Blog Mas Torik ]
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==