Acak Masalah Kejujuran

Sekarang sedikit melek ke wilayah yang lebih luas. Saatnya kamu juga peduli dengan negeri ini. Mengapa bangsa ini kian carut-marut. Boleh jadi jawabannya adalah telah menipisnya kejujuran yang melanda para elite dan pemimpin bangsa ini. Meskipun harus disadari, tentu pasti masih ada orang-orang yang tetap konsisten dengan kejujurannya.
Untuk membangun kejujuran, ongkos juga sangat mahal ketika budaya kejujuran telah hilang atau menipis. Karena mahalnya hal itu, ketika kejujuran tersebut ditegakkan menjadi pahit rasanya.
Sekarang acak masalah buat anda! Minggu lalu, dalam sebuah acara diskusi tertutup, dengan teman sebut saja namanya Honis, bicara jujur tentang sebuah masalah. Tapi katanya dia ditegur, karena menyalahi etika. Tentu saja Honis bingung, kok katanya berbicara jujur itu perlu etika. Melihat Honis bingung, seorang mentor tertawa mendengar cerita ini. Kata beliau, jujur seringkali tidak menjadi pilihan populer. Hidup jujur itu susah sekali. Karena susah, maka banyak orang yang memilih hidup tidak jujur. Jadi, kalau bicara jujur di depan orang-orang yang terbiasa tidak jujur, hati-hati. Begitu pesan beliau. Akibatnya, Honis pasti dianggap tidak sopan, menyalahi etika, dan sok tahu.
Nah, berikut ini anda harus membuat komentar tentang pilihan yang harus dilakukan Honis. Dan komentari juga pernyataan mentor tersebut? Setuju atau tidak, kamu harus sampaikan argumentasinya.oke saya tunggu komentar anda..!***

close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==